Ketahui Apa Alasan Harga Mobil Listrik Masih Relatif Mahal

Ketahui Apa Alasan Harga Mobil Listrik Masih Relatif Mahal

Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa harga mobil listrik masih relatif mahal padahal sudah ada subsidi pajak dari pemerintah? Banyak faktor yang memengaruhi kondisi yang berkaitan dengan mobil listrik ini.

Beberapa pakar menyatakan bahwa faktor yang paling berkontribusi adalah biaya baterai yang tinggi. Karena komponen baterai menyumbang 70-75% dari total biaya produksi mobil listrik.

Jadi, dibandingkan dengan mobil konvensional, mobil listrik masih relatif mahal. Simak artikel berikut ini untuk tahu alasan lainnya!

Ketahui Alasan Mengapa Harga Mobil Listrik Masih Mahal

Apakah harga mobil listrik lebih mahal dibandingkan mobil konvensional? Jika iya, apa alasannya? Cari tahu jawabannya pada pembahasan artikel berikut!

Jika Anda ingin membeli mobil listrik karena alasan ingin hemat bahan bakar, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu. Anda juga harus pahami beberapa alasan harga kendaraan listrik dapat lebih mahal dibandingkan dengan mobil konvensional. Berikut alasannya:

  • Kecanggihan Teknologi dan Komponen

Kecanggihan teknologi baterai yang dimiliki oleh mobil listrik dan komponen-komponen baru berpengaruh besar pada harga jualnya. Banyak teknologi mobil listrik yang tidak dimiliki oleh mobil konvensional.

Teknologi mesin mobil listrik lebih kompleks sehingga harga mobil lebih mahal daripada mobil konvensional. Belum lagi spare part yang masih relatif jarang dijual di toko otomotif.

  • Biaya Baterai Relatif Tinggi

Karena baterai adalah komponen utama dari mobil listrik, dan produksinya masih relatif terbatas, maka harga mobil listrik cenderung mahal. Baterai yang berkualitas berpengaruh pula pada kualitas mobil.

Pada mobil listrik, jenis baterai lithium-ion masih terbatas dan harganya fluktuatif. Harga bahan baku seperti nikel, mangan, dan kobalt juga masih dinamis dan ditentukan oleh berbagai faktor global.

  • Dianggap Barang Mewah

Di Indonesia, mobil listrik masih dianggap sebagai barang mewah karena pemiliknya masih relatif sedikit dan tersegmentasi. Jadi, harga mobil listrik masih mahal dan target pasarnya belum masif.

Tidak heran jika harga kendaraan listrik masih relatif mahal. Jadi, jangan Anda berpikir hanya karena mobil listrik memakai daya baterai, harganya murah. Karena justru kebalikannya.

  • Biaya Investasi Pengembangan dan Penelitian

Alasan berikutnya adalah adanya biaya pengembangan dan penelitian mobil listrik yang dilakukan para peneliti. Banyak mobil listrik atau electric vehicle (EV) masih banyak tipe mobil yang harus disempurnakan dan dikembangkan.

Misalnya, saja hybrid vehicle dan fueled vehicle. Pengembangan tersebut pasti membutuhkan biaya yang relatif tinggi. Biaya tersebut yang memengaruhi harga mobil listrik di pasaran.

  • Stasiun Pengisian Daya Listrik Sedikit

Anda pasti memerhatikan bahwa keberadaan stasiun pengisian daya listrik atau SPKLU tidak sebanyak pom bensin, dan hanya tempat-tempat tertentu saja yang ada SPKLU. Belum lagi standarisasi keamanan SPKLU yang kompleks.

Selain itu, saat Anda mengisi baterai mobil listrik, durasi pengisian daya akan lebih lama dibandingkan kendaraan konvensional. Inilah faktor yang memengaruhi harga mobil listrik lebih tinggi.

  • Asuransi Mobil Listrik Mahal

Bukan hanya biaya produksi mobil listrik yang membuat harganya lebih mahal. Harga asuransi yang harus Anda bayar saat memiliki mobil listrik juga tinggi.

Hal ini berkaitan dengan komponen mobil listrik yang biaya perbaikan dan penggantiannya masih tinggi. Jadi, apabila terjadi kerusakan, biaya yang dibutuhkan masih terbilang tinggi untuk pelanggan di Indonesia.

Sebenarnya, memilih mobil listrik atau mobil konvensional adalah sepenuhnya hak pelanggan. Namun, semoga poin-poin di atas dapat menjadi pertimbangan bijak Anda dalam memilih kendaraan yang akan digunakan sehari-hari.

Harga mobil listrik maupun mobil konvensional bisa dikatakan mahal atau tidak tergantung dari kemampuan daya beli masyarakatnya. Asalkan Anda tetap mempertimbangkan berbagai macam aspek sebelum membelinya.

Back To Top